Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah berhasil memastikan bahwa akses jalan menuju Kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, di Kecamatan Pante Ceureumen yang sebelumnya terisolasi akibat banjir bandang, sekarang sudah dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan semua pihak yang membuat akses jalan ke Sikundo kini dapat dilalui kendaraan. Meskipun sudah terbuka untuk kendaraan, ruas jalan tersebut masih rawan terhadap kerusakan kembali karena merupakan jalan lama yang sempat berubah menjadi aliran sungai pasca-banjir bandang. Meskipun demikian, pemerintah tetap mempertahankan lokasi pembangunan jalan di tepi sungai sebagai akses terdekat menuju kawasan terpencil. Pasca bencana banjir bandang pada November 2025, sekitar 57 kepala keluarga atau 195 jiwa masyarakat di Desa Sikundo terisolasi, menyulitkan akses bantuan. Namun, dengan perbaikan akses jalan, ratusan jiwa masyarakat di komunitas adat terpencil tersebut tidak lagi terisolasi. Pemerintah Aceh Barat telah berhasil bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan perbaikan akses jalan ini, sehingga kawasan Sikundo tidak lagi terisolasi.
Share
Berita Lainnya
