BANDA ACEH – Pemerintah diminta untuk memberikan jaminan keamanan bahan pangan, serta mengendalikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, Fariz Reza Firmandez, Selasa, 20 Juni 2017. Menurutnya, meski Bulog telah menyakinkan tentang kecukupan bahan pangan, tidak tertutup kemungkinan beredarnya bahan pangan tidak aman jelang lebaran, karena tingginya permintaan pasar.

“Pemerintah harus mampu memberi jaminan tentang ini, keamanan bahan pangan, serta harga yang terkendali. Karena sudah menjadi masalah klasik sejak dulu, harga barang terutama sembako selalu naik menjelang lebaran,” jelas Fariz Reza Firmandez.

Selain itu lanjut Fariz Reza Firmandez, khusus di Aceh, harga daging sapi juga naik dimomentum meugang puasa dan lebaran. Hal ini diperparah lagi dengan ketersedian sapi potong yang semakin berkurang.

“Edukasi peternak sapi di Aceh selama ini juga sudah gak pernah terdengar lagi. Jangan sampai Aceh mengimpor sapi dari luar. Berdayakan peternak lokal, jangan lagi beternak secara konvensional agar persoalan harga daging yang terus terulang setiap tahun tidak terjadi lagi,” harapnya.

Masih menurut Fariz Reza Firmandez, pemerintah juga diminta untuk mengontrol stok beras sedini mungkin. Meski Aceh sebagai salah satu lumbung beras nasional, tidak tertutup kemungkinan sewaktu-waktu stok beras menipis. Alasannya, karena produksi padi dan gabah asal Aceh banyak yang dijual ke luar daerah, khususnya ke Sumatera Utara.

“Ini juga persoalan klasik, setiap panen padi di Aceh, gabahnya lari ke Sumatera Utara. Petani rela menjual agen dari sana, karena harga yang lebih tinggi. Seharusnya Pemerintah Aceh melalui Bulog harus mampu menampung stok gabah di Aceh dengan harga beli yang sesuai sehingga produksi gabah Aceh tidak bocor ke luar daerah. Ini penting agar Aceh bisa terus swasembada beras,” pungkasnya.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here