Pemerintah Aceh melalui Tim Kerja Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan Aceh sedang mengambil langkah preventif menyusul temuan kasus rabies di Kabupaten Bireuen, Aceh. Kasus tersebut telah menyebabkan tiga warga tergigit anjing yang diduga terinfeksi rabies. Mereka saat ini sedang menerima perawatan medis dari pihak yang berwenang. Pemerintah Aceh sangat memperhatikan kasus ini dan sedang gencar melakukan vaksinasi terhadap anjing liar di daerah tersebut.
Tim Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Aceh turun langsung ke Kabupaten Bireuen untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan masyarakat. Langkah ini diambil untuk memutus rantai penularan virus rabies dari hewan ke manusia. Pemerintah Aceh juga telah menyusun strategi utama, termasuk vaksinasi massal terhadap hewan peliharaan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan melakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan rabies. Petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya rabies dan cara penanganan hewan yang benar. Dengan upaya vaksinasi massal ini, diharapkan kasus rabies di Kabupaten Bireuen dapat dicegah. Masyarakat juga diminta untuk waspada dan menghindari anjing liar saat beraktivitas di luar rumah guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
