Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah memulai pembangunan hunian sementara (huntara) untuk masyarakat yang menjadi korban banjir bandang di Kecamatan Pante Ceureumen. Sebanyak 12 unit huntara sedang dibangun di Desa Jambak dan Desa Lawet karena kerusakan rumah yang parah akibat bencana alam tidak memungkinkan lagi untuk ditempati. Huntara ini didirikan sebagai solusi sementara bagi para korban banjir bandang yang kehilangan tempat tinggal, sehingga mereka tidak harus tinggal sementara di rumah kerabat. Pembangunan huntara ini ditargetkan selesai pada bulan Februari agar bisa segera dihuni sebelum Ramadhan tiba. Langkah tersebut diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam dan menunggu bantuan pembangunan rumah tetap dari pemerintah pusat.
Share
Berita Lainnya
