Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memiliki target untuk memulai belajar perdana di Sekolah Rakyat (SR) pada bulan Juli setelah selesai dibangun pada pertengahan tahun. Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan, menyatakan bahwa begitu pembangunan infrastruktur sekolah selesai, akan segera difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar. Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nagan Raya dimulai pada 12 Januari 2025 dan diperkirakan butuh waktu 240 hari kerja dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah sekitar Rp200 miliar untuk melaksanakan pembangunan fasilitas seluas 80.154 meter persegi. Peletakan batu pertama peluncuran 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal yang sama. Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, berharap pembangunan Sekolah Rakyat selesai sesuai jadwal sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa menempati bangunan tersebut. Pemerintah daerah telah memenuhi semua persyaratan yang diminta pemerintah pusat dan juga melakukan komunikasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pembangunan sekolah rakyat. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat yang dianggap penting untuk meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Bupati Nagan Raya menyampaikan harapan agar pembangunan selesai tepat waktu, sehingga pendaftaran peserta didik baru dapat segera dilakukan setelah infrastruktur rampung.
Share
Berita Lainnya
