Dansubsatgas bencana Aceh yang juga Danrem Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, mengumumkan rencana TNI AD untuk membangun kembali jembatan bailey dan gantung yang rusak akibat banjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Akses vital jalan utama antara Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur putus akibat bencana tersebut, sehingga pembangunan jembatan menjadi prioritas mendesak. Selain jembatan utama, beberapa jembatan gantung kecil juga akan dibangun untuk menghubungkan antar kecamatan dan desa di wilayah tersebut.
Kolonel Inf Ali Imran menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan ke Gayo Lues untuk melihat secara langsung kerusakan infrastruktur parah yang terjadi setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda daerah tersebut. Gayo Lues menjadi salah satu kabupaten yang fokus dalam upaya pemulihan bencana tersebut di tiga provinsi di barat Indonesia. Presiden Prabowo, melalui Dansatgas percepatan jembatan dan infrastruktur bencana Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, telah memerintahkan percepatan pemulihan di daerah tersebut.
Ali Imran mengungkapkan bahwa selain alat berat yang sudah dikerahkan di Gayo Lues, personel TNI Yonzipur 16 DA juga telah memulai persiapan untuk pembangunan jembatan. Pembangunan akan dilakukan untuk tiga jembatan bailey dan jembatan gantung di beberapa desa di Kabupaten Gayo Lues. Selain pembangunan, Kolonel Inf Ali Imran dan Dandim 0113/Gayo Lues juga meninjau pemukiman warga yang terdampak bencana dan berdialog dengan warga yang mengungsi.
Masyarakat Gayo Lues menunjukkan ketenangan dan kesabaran dalam menghadapi bencana ini. Kolaborasi solid antara TNI Kodim 0113 Gayo Lues dan masyarakat setempat sangat terlihat, memperlihatkan kerjasama dalam menghadapi musibah yang melanda. Harapan Kolonel Inf Ali Imran adalah agar jembatan segera dibangun sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat bisa kembali normal dengan cepat.
