Sunday, May 17, 2026

Paket Ibadah dan Sembako untuk Anak Penyintas Bencana di Pidie Jaya

Share

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, puluhan anak penyintas bencana di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya menerima bantuan perlengkapan ibadah dan sembako dari Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (Aceh Indonesia Community Resilience Foundation/AICRF). Bantuan ini disalurkan melalui program Ramadhan Care & Share yang menyasar anak yatim, piatu, dan fakir miskin dari keluarga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh pada akhir November 2025 lalu. Yayasan AICRF, yang berbasis di Aceh, fokus pada penguatan ketangguhan komunitas dalam menghadapi bencana, krisis sosial, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Program Ramadhan Care & Share bertujuan untuk memberikan dukungan nyata bagi warga yang masih pulih dari bencana.

Menurut Ketua AICRF, Imran, program ini ditujukan kepada 33 anak yatim piatu, yatim, piatu, dan fakir miskin dari keluarga penyintas bencana di Desa Geunteng, Pidie Jaya. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban mereka menjelang Idulfitri setelah mengalami bencana pada November 2025. Sumber bantuan berasal dari berbagai donasi, termasuk dari siswa-siswi Sekolah Cita Luhur di Kota Medan yang mengumpulkan infak harian selama Ramadan dan donasi perseorangan dari dalam dan luar negeri. Paket bantuan terdiri dari perlengkapan ibadah seperti mukena, kain sarung, peci, mushaf Al-Qur’an, dan paket sembako berisi beras, gula, sirup, dan minyak goreng.

Dewi sebagai perwakilan AICRF mengucapkan terima kasih kepada semua donatur yang telah memberikan donasi melalui yayasan tersebut. Kepala Desa Geunteng, Usman, juga mengapresiasi para donatur dan relawan AICRF atas bantuan yang telah diberikan kepada warganya. Ia menyatakan rasa terima kasihnya kepada yayasan tersebut karena bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan keluarga di desa tersebut, tetapi juga memperkuat pembinaan agama anak-anak dengan adanya mushaf Al-Qur’an dan perlengkapan shalat. Usman menekankan bahwa satu-satunya cara untuk membalas kebaikan para donatur adalah dengan doa.

Saidatun Nafisa, salah satu penerima bantuan, mengaku senang dengan mukena dan paket sembako yang diterimanya. Anak penyintas banjir tersebut berharap agar para donatur diberkahi rezekinya atas bantuan yang telah diberikan. Seluruh tindakan ini membawa dampak positif bagi anak-anak penyintas bencana di Pidie Jaya, menjadikan Idulfitri mereka sedikit lebih berarti dan menguatkan ketahanan komunitas setempat.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru