Sebanyak 15 pasien penderita bibir sumbing mendapatkan operasi secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara.
Meningkatkan Kepedulian Kesehatan Masyarakat
Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Benny Bathara menyatakan bahwa operasi bibir sumbing ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kepedulian Polres Nagan Raya terhadap kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan Yayasan Smile Train di RSUD Sultan Iskandar Muda memberikan kesempatan bagi 15 bayi dan balita penderita bibir sumbing untuk mendapatkan perawatan medis yang mereka butuhkan.
Program ini tidak hanya fokus pada aspek medis semata, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan keluarga pasien dengan menyediakan operasi secara gratis. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan memungkinkan anak-anak tersebut tumbuh lebih sehat dan percaya diri.
Dukungan Dari Komunitas Lokal
Rahmad Maulizar, Koordinator Bibir Sumbing Aceh, mengungkapkan apresiasi terhadap dukungan dari Ketua Bhayangkari yang memungkinkan terselenggaranya kegiatan operasi bibir sumbing ini. Ini adalah kali pertama kegiatan semacam ini dilakukan di Kabupaten Nagan Raya, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak yang menderita bibir sumbing.
Menurut Rahmad, tantangan yang dihadapi oleh anak-anak dengan kondisi bibir sumbing tidak hanya terbatas pada masalah fisik, tetapi juga psikologis seperti kurang percaya diri. Melalui program seperti ini, mereka diberi kesempatan untuk tersenyum tanpa rasa malu dan membangun kepercayaan diri yang kuat.
Sejak diluncurkan, program serupa telah membantu lebih dari 5.000 anak untuk mendapatkan kembali senyum mereka. Diharapkan, kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
