Pada konferensi GTC San Jose, Nvidia dengan jelas mengumumkan perubahan strategi bisnisnya, bergerak dari pembuatan chip hardware menjadi fokus utama pada pengembangan “Agen AI”. Agen AI adalah entitas digital otonom yang didesain untuk menggantikan pekerjaan manusia, seperti pembuatan situs web, penyusunan presentasi, dan pengiriman email secara mandiri. Dalam upaya untuk mewujudkan hal ini, CEO Nvidia Jensen Huang melakukan restrukturisasi infrastruktur perusahaannya. Platform komputasi terbaru yang mereka kembangkan, Vera Rubin, tidak lagi bergantung pada GPU seperti sebelumnya. Hal ini menandai pergeseran besar-besaran dalam industri teknologi yang dapat membawa dampak signifikan bagi jutaan pekerjaan administratif manusia di masa depan. Selain itu, popularitas agen AI seperti Cowork dan Claude Code dari Anthropic menjadi pendorong utama bagi perubahan strategi Nvidia ini.
