Sunday, October 11, 2026

NASA Siap Jalankan 2 Misi Baru dengan Starliner

Share

NASA menyiapkan dua misi baru dengan menggunakan pesawat antariksa Starliner buatan Boeing, meski kendaraan tersebut sebelumnya terlibat dalam penerbangan uji coba yang berujung pada tertahannya dua astronaut Amerika Serikat di orbit selama sekitar sembilan bulan. Rencana itu diumumkan badan antariksa Amerika Serikat tersebut pada Senin.

Starliner pernah membawa astronaut ke ISS

Starliner terakhir kali digunakan pada Juni 2024 untuk mengantarkan astronaut NASA Suni Williams dan Butch Wilmore ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Misi tersebut pada awalnya dirancang berlangsung selama delapan hingga 14 hari.

Namun, persoalan muncul ketika pesawat berada di orbit. Sistem propulsi Starliner mengalami gangguan yang kemudian membuat kendaraan itu dinilai tidak aman untuk membawa Williams dan Wilmore kembali ke Bumi. Kedua astronaut tersebut akhirnya harus tetap berada di ISS hingga sekitar sembilan bulan sebelum dapat kembali ke Bumi.

Perpanjangan masa tinggal itu mengubah misi yang semula direncanakan singkat menjadi penerbangan yang jauh lebih lama dari jadwal awal. Keputusan untuk tidak menggunakan Starliner dalam perjalanan pulang diambil setelah masalah pada sistem propulsinya menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan.

Masalah teknis dikategorikan sebagai kecelakaan Tipe A

Evaluasi terhadap penerbangan uji coba tersebut kemudian mengaitkan kendala Starliner dengan cacat teknis pada pesawat. NASA mengklasifikasikan insiden itu sebagai kecelakaan “Tipe A”.

Kategori tersebut merupakan klasifikasi yang sama dengan yang digunakan untuk bencana fatal pesawat ulang-alik Challenger dan Columbia. Penetapan itu menempatkan persoalan pada penerbangan Starliner dalam kategori insiden paling serius yang ditangani NASA, berdasarkan hasil evaluasi atas misi sebelumnya.

Meski demikian, NASA kini tetap merencanakan pemanfaatan Starliner untuk dua misi berikutnya. Dalam pengumumannya, badan antariksa itu tidak menyebutkan waktu pelaksanaan maupun rincian tugas dari kedua misi tersebut.

NASA dan Boeing siapkan penerbangan berikutnya

Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan Boeing dan NASA telah bekerja sama untuk mengatasi masalah yang ditemukan pada Starliner. Menurut dia, upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan agar dua misi mendatang dapat dijalankan dan mendukung tujuan jangka panjang NASA.

Pernyataan Isaacman menunjukkan bahwa Starliner masih dipandang memiliki peran dalam agenda jangka panjang badan antariksa tersebut, meskipun penerbangan terakhirnya memperlihatkan adanya persoalan teknis serius. Untuk saat ini, NASA baru mengumumkan rencana dua misi baru tanpa memerinci jadwal dan bentuk pelaksanaannya.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru