Prof Mujiburrahman, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, memutuskan untuk maju kembali sebagai calon rektor UIN Ar-Raniry untuk periode 2026-2030. Keputusannya didasari oleh capaian kinerja selama masa jabatannya, keberlanjutan program strategis, serta dukungan yang diterima dari civitas akademika dan pihak eksternal. Ia telah mengajukan berkas pendaftaran yang diterima oleh Sekretaris Panitia Hilmi MPd bersama anggota penjaringan lainnya. Penyampaian pencalonan dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Rektor UIN Ar-Raniry untuk periode 2022-2026.
Mujiburrahman bersama sejumlah pimpinan dan kolega, antara lain Prof Yusny Saby, Prof Rusjdi Ali Muhammad, Prof Muhibbuthabry, Prof Kusmawati Hatta, dan Reza Idria PhD, hadir dalam proses pendaftaran tersebut. Selama masa kepemimpinannya bersama jajaran pimpinan UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman bersama dengan seluruh tim berhasil membawa kemajuan di berbagai sektor, termasuk peningkatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, pertumbuhan jumlah mahasiswa, pembangunan sarana fisik dan prasarana, serta peningkatan riset dan reputasi jurnal.
Program-program strategis yang sedang berjalan, seperti pengembangan kampus melalui pendanaan luar negeri (PHLN), pembangunan laboratorium halal dan sains serta teknologi, dan proses pembukaan fakultas kedokteran yang tengah dievaluasi, diharapkan bisa terus berlanjut. Kerja sama internasional juga terus diperluas, termasuk dengan lembaga dari Uni Emirat Arab untuk pengembangan program sosial keagamaan serta rencana pembangunan fasilitas kampus lainnya.
Dukungan yang diterima dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan eksternal, menjadi penghargaan bagi Mujiburrahman dalam memastikan keberlanjutan dan ketuntasan program pengembangan kampus. Dengan pertimbangan matang, doa restu dari keluarga, dukungan dari civitas akademika UIN Ar-Raniry, serta sahabat dan kolega, Mujiburrahman menyatakan kembali mendaftar sebagai calon rektor UIN Ar-Raniry untuk periode 2026-2030. Tindakan ini merupakan bagian dari tahapan penjaringan bakal calon rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030 yang nantinya akan melalui proses seleksi.
