Tuesday, March 10, 2026

Motif Anggota Brimob Bergabung dengan Tentara Rusia: Kapolda Aceh Tidak Tahu?

Share

Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, mengakui bahwa tidak mengetahui alasan oknum anggota Satuan Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, memutuskan untuk menjadi tentara bayaran di Rusia. Kapolda menyatakan bahwa tidak memiliki informasi langsung tentang motif yang mendorong Rio untuk bergabung dengan tentara Rusia karena tidak pernah bertemu dengannya. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa Rio tidak aktif secara fisik setelah menjalani sidang kode etik terkait kasus KDRT beberapa waktu yang lalu. Rio dikabarkan berangkat dari Jakarta ke Rusia melalui China pada 19 Desember 2025, namun Kapolda tidak mengetahui secara pasti alasan di balik keputusannya bergabung dengan tentara Rusia. Kapolda Aceh juga memastikan bahwa Rio tidak layak lagi menjadi anggota Polri setelah terlibat dalam kasus KDRT dan melakukan desersi. Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengonfirmasi bahwa Rio telah diberhentikan sebagai anggota Polri karena melakukan desersi tanpa izin dan telah menjalani sidang kode etik yang mengakibatkan pemecatan dengan tidak hormat. Jelasnya, Rio bukan lagi anggota Polri setelah melanggar kode etik dan aturan yang berlaku.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru