Monday, March 16, 2026

Misteri Narkoba Zaman Firaun: Fakta Terbaru yang Mengejutkan

Share

Ditemukan Bejana Minum Kuno Berusia 2.200 Tahun yang Mengandung Zat Halusinogen

Dalam penelitian arkeologis terbaru, sebuah bejana minum keramik kuno berusia 2.200 tahun telah mengkonfirmasi kecurigaan lama bahwa beberapa orang Mesir kuno mengonsumsi zat halusinogen. Untuk pertama kalinya, ilmuwan berhasil menemukan residu organik dari tanaman psikedelik di dalam artefak Mesir kuno ini.

Diketahui bahwa bejana minum tersebut dulunya berisi campuran obat penenang fermentasi buah, dicampur dengan madu dan kemungkinan akar manis, serta sengaja dicampur dengan cairan tubuh manusia. Koktail beralkohol dan halusinogen ini diyakini ditelan atas nama dewa Bes, yang wajahnya terpampang di bagian luar wadah tersebut.

Arkeolog Davide Tanasi dari Universitas South Florida mengatakan bahwa temuan ini menjadi penemuan pertama dalam bidangnya, memperkaya pemahaman kita tentang kehidupan dan kepercayaan masyarakat Mesir kuno. Dewa Bes sendiri terkait dengan musik, kegembiraan, dan persalinan, sering disebut sebagai “pemberi mimpi/ramalan”.

Lebih dari 380 bejana Bes telah ditemukan dari peradaban Mesir kuno, namun hingga kini masih menjadi misteri apa isi sebenarnya dari wadah minum ini dan tujuannya. Para ahli telah lama berspekulasi tentang penggunaan cangkir dengan gambaran kepala Bes, apakah untuk air suci, susu, anggur, atau bir, namun belum ada kepastian yang ditemukan.

Wadah yang ditemukan dengan jejak tanaman halusinogen memperkaya pengetahuan kita tentang kehidupan spiritual dan upacara Mesir kuno. Meskipun tidak semua wadah Bes mengandung zat tersebut, temuan ini memberikan pencerahan yang signifikan. Wadah ini disumbangkan ke Museum Seni Tampa pada tahun 1984 dan baru-baru ini diteliti oleh tim ilmuwan dari AS dan Italia.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru