BLANGKEJEREN – Minat baca siswa di Gayo Lues sangat rendah, selain karena kurangnya buku di perpustakaan sekolah, dorongan dari dewan guru dan orang tua/wali siswa juga minim.

Hal tersebut disampaikan Salim Wahab (81), penulis buku Sejarah Gayo Lues, Jumat, 13 Mei 2016. Pensiunan guru ini juga menilai, cara guru zaman dulu dengan sekarang dalam mengajar dan memposisikan murid juga sangat berbeda.

“Dulu guru mendidik dan mengajar siswa, sekarang guru hanya dominan mengajar siswa, jadi sifat pendidiknya ini yang kurang. Guru yang pendidik itu mengangap siswa seperti anaknya sendiri. Guru harus mampu memposisikan diri sebagai orang tua bagi murid,” ujarnya.

Untuk meningkatkan minat baca siswa, Salim Wahab menyarankan agar para guru memberi dorongan dan motivasi bagi siswa untuk mau membaca, baik di perpustakaan sekolah maupun di rumah. “Setelah menyuruh, guru bisa menagih bacana siswanya itu, diuji apakah siswanya benar ada membaca. Berikan hadiah kalau perlu untuk motivasi,” sarannya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here