Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung terhadap longsoran tanah di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah yang telah merusak jalan penghubung dengan Kabupaten Bener Meriah. Dalam kunjungannya, Menteri Dody didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan jajaran Kementerian PU di Aceh. Terdengar tiga kali suara runtuhan tanah dan terasa gempa saat Menteri Dody berada di lokasi tersebut, mengindikasikan bahwa area tersebut belum sepenuhnya aman. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dody menegaskan perlunya penanganan maksimal pada longsoran tersebut agar bersifat komprehensif. Menurut Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, luas longsoran tersebut telah bertambah dari 20.199 m² pada 2021 menjadi 30 ribu m² saat ini. Erosi, kemiringan lereng, dan pergerakan air menjadi penyebab potensial dari gerakan tanah ini. Tim Badan Geologi sedang melakukan kajian untuk memutakhiran data terkait fenomena tersebut, yang merupakan erosi bawah permukaan bukan sinkhole. Laporan dari BPBD Aceh Tengah menunjukkan bahwa longsoran ini terus berkembang sejak tahun 2000-an dan pernah memutus akses jalan penting pada tahun 2006. Masyarakat sekitar bahkan harus direlokasi pada tahun 2013-2014 akibat longsoran tersebut. Rekonstruksi dan rehabilitasi dilakukan dalam beberapa tahapan.
Share
Berita Lainnya
