BPBD Aceh Besar Gandeng Perangkat Gampong Cegah Karhutla
Banda Aceh (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar telah melakukan langkah untuk mengatasi masalah kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang semakin meningkat di wilayah tersebut. Sejak bulan Agustus, tercatat 47 kasus karhutla dengan total lahan yang terbakar mencapai 53 hektare.
Peran Perangkat Gampong Dalam Pencegahan Karhutla
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyampaikan bahwa penyebaran kasus karhutla di Kabupaten Aceh Besar melibatkan 18 kecamatan akibat dari musim kemarau yang melanda daerah tersebut. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng perangkat gampong untuk aktif terlibat dalam upaya pencegahan karhutla.
Ridwan Jamil menekankan bahwa aparatur gampong memiliki peran yang krusial karena berhadapan langsung dengan masyarakat setempat. Dengan keterlibatan mereka, diharapkan karhutla dapat dicegah lebih efektif. Imbauan terus diberikan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas.
Koordinasi Antar Institusi
Langkah-langkah pencegahan karhutla juga melibatkan koordinasi antara BPBD, TNI, dan Polri. Petugas pemadam kebakaran telah disiagakan di sepuluh pos pengamatan untuk memantau situasi dan mengambil tindakan cepat apabila terjadi kebakaran. Selain itu, edukasi dan sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana karhutla.
Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas membakar tanah atau lahan demi keamanan bersama. Kerjasama antara berbagai pihak diharapkan dapat meminimalisir kerugian akibat karhutla di wilayah Aceh Besar.
Sumber: ANTARA News
