Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman Aceh Menjadi Momentum Memperkuat Akhlak
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Aceh kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan dari Gubernur Aceh
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam sambutan yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, pada peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman. Peringatan maulid turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Aceh seperti Kapolda Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda, Bupati Aceh Besar, Ketua DPRK Banda Aceh, unsur Forkopimda Aceh dan Forkopimda Banda Aceh, serta sejumlah pejabat lainnya.
Akhlak dan Persatuan untuk Membangun Aceh
Gubernur Aceh menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga kesempatan untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan pembangunan Aceh harus dipadukan dengan nilai-nilai Islam, kejujuran, dan keadilan. Persatuan di Aceh harus ditekankan sebagai landasan kuat dalam kemajuan daerah.
Rasulullah SAW dikenang tidak hanya sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta, tetapi juga sebagai contoh dalam membangun masyarakat yang damai dan bersatu. Komentar ini disampaikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan pemerintahan yang amanah.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman juga dimeriahkan dengan ceramah agama dan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Semoga semangat Maulid Nabi dapat membawa Aceh menuju ke arah yang lebih baik, damai, bersatu, maju, dan sejahtera.
