BLANGKEJEREN – Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim meminta warga negeri seribu bukit tersebut tidak lupa akan identitas dan jati dirinya.

Ibnu Hasyim mengaku bangga melihat salah satu putra Gayo Lues, Anuar Syahadat memakai baju kerrawang gayo (baju tari saman) saat menerima penghargaan juara tiga mneulis terbaik tentang TMMD yang diserahlan Kasad TNI AD, 5 September 2017 kemarin di gedung Auditorium Kementrian Pertanian RI.

“Saya mengucapkan selamat atas prestasi yang dindanya, dan saya salut saat melihat foto dia memakai baju kerawang gayo, kita harus bangga menjadi putra dan putri Gayo,” tegas Ibnu Hasyim.

Menurut Ibnu Hasyim, selama ini sangat jarang prestasi yang diraih warga Gayo Lues hingga di tingkat nasional, dan prestasi yang diraih Anuar Syahadat penulis membuktikan bahwa orang Gayo yang tinggal di sela-sela pegunungan juga mampu bersaing dengan daerah lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf M Faisal Nasution bersama wartawan Harian Andalas Anuar Syahadat di undang ke Jakarta menerima penghargaan terbaik, baik karya jurnalistik juara tiga maupun juara satu foto humanis yang diambil anggota Kodim saat berjalanya kegiatan TMMD.

“Sebenarnya kita tidak yakin bisa mendapatkan juara di tingkat nasional, tapi apa yang kita raih sekarang merupakan tanda bahwa kita juga bisa seperti daerah lainya, mudah-mudahan Kabupaten Gayo Lues kedepanya lebih baik lagi,” harapnya.[Win Porang]

Previous articleDiplomasi Parlemen Sangat Penting untuk Perdamaian Dunia
Next articleTragedi Rohingya Jadi Pembicaraan di World Parliamentary Forum
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here