Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri di Banda Aceh membangun sumur bor untuk membantu warga yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Upaya ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan juga sebagai solusi konkret untuk pemenuhan kebutuhan air bersih pasca bencana. Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 dalam proyek ini. Pembangunan sumur bor dilakukan setelah survei dan pendataan terhadap warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih dilakukan. Melibatkan 22 mahasiswa, proses ini dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran hingga uji kelayakan air. Sumur bor ini diharapkan tidak hanya menyediakan akses air bersih bagi masyarakat tetapi juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan, sanitasi lingkungan, dan mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Melalui inisiatif ini, diharapkan mahasiswa dapat terus membawa solusi nyata bagi masyarakat dan menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun.
Share
Berita Lainnya
