Ratusan siswa di Kabupaten Gayo Luet terancam gagal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) karena listrik mati, sementara pihak sekolah tidak menyediakan genset.

Matinya listrik juga mengakibatkan jaringan internet down. Pasalnya, hampir semua tower penyedia jaringan telepon/internet atau Base Transceiver Station (BTS) di negeri seribu bukit itu menggukan listrik dari PLN.

Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim melalui Kabag Humas Wahidin Porang, Senin, 10 April 2017 mengatakan, tahun ini di Gayo Lues ada 9 sekolah yang melaksanakan UNBK. Namun sayangnya tak satu sekolah pun yang memiliki mesin genset, sehingga ketika listrik mati ujian tidak bisa dilaksanakan.

Berdasarkan laporan setiap Sekolah, jumlah keseluruhan siswa di Gayo Lues yang mengiuti Ujian Nasional (UN) di Gayo Lues mencapai 1.125 orang. Dari jumlah itu 453 siswa dari 9 sekolah mengikuti UNBK.

Akibat listrik mati siswa yang mengikuti UNBK harus menungu hingga sore untuk melanjutkan ujian. “Kita berharap agar pihak PLN segera melakukan perbaikan tiang listrik yang tumbang, sehingga jaringan internet bisa normal,” harapnya.[Win Porang]

Previous articleHujan Deras, Dua Tiang Listrik Tumbang di Putri Betung
Next articleKeuchik Mata Ie Ditengarai Selewengkan Dana Desa
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here