Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh telah menghadirkan pelayanan keluarga berencana (KB) kepada masyarakat yang terdampak bencana di Gampong Meunasah Mayang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Kepala BKKBN Perwakilan Aceh, Safrina Salim, menyatakan bahwa pelayanan KB itu ditujukan untuk memastikan pasangan usia subur tetap mendapat akses layanan kesehatan reproduksi setelah terjadinya bencana. Pelayanan KB ini diberikan dengan metode kontrasepsi jangka panjang seperti implan, suntik, pil, dan kondom. Sasaran pelayanan adalah pasangan usia subur di wilayah tersebut.
Selain pelayanan KB, tim BKKBN Aceh juga melakukan edukasi dan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi kepada perempuan di daerah terdampak bencana tersebut. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga dan menjaga kesehatan reproduksi di tengah situasi pasca bencana. Safrina Salim menjelaskan bahwa pelayanan KB dan kesehatan reproduksi tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Komitmen BKKBN Aceh tetap menghadirkan pelayanan kesehatan reproduksi yang responsif dan berkelanjutan, bahkan di tengah situasi bencana, demi terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas di Provinsi Aceh. Pewarta artikel ini adalah M.Haris Setiady Agus, sedangkan editor artikel adalah M. Ifdhal.
