JAKARTA – Peluncuran (launching) dimulainya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun direncanakan akan dilakukan pada Desember 2017. Pemerintah Aceh berharap semua pihak untuk mempercepat proses realisasinya.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam papat koordinasi, sinkronisasi dan harmonisasi KEK Arun Lhokseumawe di hotel Borobudur Jakarta, Jumat, 6 Oktober 2017. “Kita upayakan dapat diresmikan dan diluncurkan (launching) beberapa proyek di KEK Arun oleh Presiden RI pada bulan Desember 2017,” harap Irwandi.

Irwandi Yusuf menginginkan supaya KEK Arun segera beroperasi dan dapat menampung lapangan kerja di Aceh. Seluruh jajaran pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota juga diminta untuk memberikan dukungan dan kerjasama yang baik.

“Pekerjaan seperti ini membutuhkan percepatan, karena dunia saat ini berubah sangat cepat, regulasi juga berubah dan pasar terus berubah, jangan sampai Aceh kehilangan momentum untuk kebangkitan ekonomi Aceh,” ujar Irwandi.

Selain itu Irwandi juga meminta kementerian terkait, Bupati Aceh Utara dan Walikota Lhokseumawe segera melakukan pendelegasian kewenangan perizinan dan nonperizinan kepada administrator KEK Arun Lhokseumawe, sehingga kemudahan yang diperlukan untuk memulai pelaksanaan proyek akan lebih mudah.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Menko Perekonomian RI, Kementerian BUMN, Deputi VI Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian RI, Sekretaris Dewan Nasional KEK, Wakil Ketua III Dewan Nasional KEK.

Selain itu juga hadir Konsorsium BUMN diantaranya Dirut PT. Pertamina, Dirut PT. Pupuk Iskandar Muda, Dirut PT. Pelindo, Direktur PDPA, Kepala Badan Pengelola KEK Arun Lhokseumawe, dan seluruh anggota Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Aceh

Sementara dari Aceh hadir Wakil Ketua DPRA, Irwan Johan, Walikota Lhokseumawe, Bupati Aceh Utara, Kepala Bappeda Aceh, Azhari, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPM-PTSP) Ir. Iskandar, M.Sc, serta Kepala Biro Humas dan Protokol, Mulyadi Nurdin.[HK/rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here