Friday, August 7, 2026

Korban Meninggal Terbaru Ledakan KMP Aceh Hebat 2

Share

Tragedi Ledakan Mesin KMP Aceh Hebat 2: Satu Taruna Politeknik Pelayaran Malahayati Meninggal Dunia

Banda Aceh (ANTARA) – Seorang lagi taruna atau mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati yang menjadi korban insiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Muhammad Bilal Ramzi meninggal pada Kamis malam (25/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Jenazah almarhum sudah dibawa pulang ke rumah duka di Kota Sabang.

Insiden Ledakan Mesin KMP Aceh Hebat 2

Almarhum merupakan korban ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 yang kedua meninggal dunia setelah sebelumnya Fahri Herdi Eko pada Sabtu (20/6), juga di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Sebelumnya, terjadi ledakan di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 rute Banda Aceh – Sabang, saat sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (12/6).

Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, diantaranya 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan seorang anak buah kapal KMP Aceh Hebat 2. Seluruhnya menjalani penanganan medis di RSUD Zainoel Abidin.

Belasungkawa dari Pihak Manajemen

Andri Setiawan, GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, menyatakan, atas nama manajemen dan seluruh insan ASDP mengucapkan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Kepergian almarhum merupakan duka yang mendalam bagi mereka.

Sejak insiden terjadi, kata dia, pendampingan kepada para korban dan keluarga menjadi perhatian utama perusahaan. ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak keluarga, rumah sakit, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap kebutuhan penanganan dan pendampingan diberikan maksimal.

Ia menegaskan, keselamatan penumpang, pengguna jasa, dan seluruh insan yang bekerja di lingkungan operasional ASDP merupakan prioritas utama perusahaan.

Dukungan Penuh untuk Proses Investigasi

Meskipun tragedi ini meninggalkan duka yang mendalam, ASDP tetap mendukung penuh proses investigasi yang tengah dilakukan pihak berwenang. Selain itu, perusahaan berkomitmen mengevaluasi secara menyeluruh untuk memperkuat aspek keselamatan operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

ASDP juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, pemerintah daerah, aparat terkait, serta berbagai pihak yang telah memberikan bantuan, perhatian, dan dukungan kepada para korban sejak hari pertama penanganan.

Komitmen perusahaan untuk menjamin keselamatan operasional dan kualitas pelayanan akan terus diperkuat, seiring dengan proses evaluasi yang dilakukan demi mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru