LABUHANHAJI – Ratusan penumpang dan kendaraan yang ingin menyeberang ke Pulau Simeulue dari Pelabuhan Labuhanhaji, Aceh Selatan terpaksa harus menunda keberangkatannya karena KMP Labuhanhaji yang seharusnya berangkat Rabu malam, 1 Maret 2017 mengalami kerusakan mesin.

“KMP Labuhanhaji masuk ke Pelabuhan Labuhanhaji Rabu pagi tadi dari Simeulue. Namun karena terjadi trable (kerusakan) pada mesin bantu, sehingga terpaksa menunda pengangkutan penumpang dan kendaraan ke Pulau Simeulue. Sebenarnya jika tidak ada kerusakan mesin, KMP Labuhanhaji langsung berangkat kembali nanti malam (Rabu malam-red),” kata Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji, Yulmahendra.

Kepastian penundaan keberangkatan KMP Labuhanhaji tersebut, lanjut Yulmahendra, diterima pihaknya secara langsung dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil, Rabu pagi tadi.

Menurut keterangan pihak ASDP, kata Yulmahendra, terjadi trable (kerusakan) tersebut pada mesin bantu. Pada kapal – kapal besar pengangkut penumpang dan barang, kata dia, keberadaan mesin bantu sangat diperlukan. Bahkan jika mesin bantu dimaksud dalam kondisi rusak, maka kapal tersebut tidak boleh berlayar. Pihaknya merasa, kerusakan pada mesin bantu tersebut dinilai wajar dan biasa karena KMP Labuhanhaji baru saja selesai naik doc.

“Saat ini pihak teknisi KMP Labuhanhaji sedang memperbaiki kerusakan mesin bantu tersebut di Pelabuhan Labuhanhaji. Jika perbaikan mesin mampu diselesaikan dalam satu hari, maka direncanakan pada Kamis 2 Maret 2017 kapal dimaksud kembali akan berlayar ke Simeulue,” tandasnya.

Rute penyeberangan ke Pulau Simeulue dari Labuhanhaji sekarang ini sudah kembali sebanyak tiga kali dalam seminggu. Bertambah dari sebelumnya hanya sebanyak dua kali dalam seminggu karena KMP Labuhanhaji saat itu sedang naik doc.

“Saat KMP Labuhanhaji sedang naik doc dulu, rute penyeberangan baik dari Labuhanhaji-Simeuleu, maupun Singkil-Simeulue dan Meulaboh-Simeulue semuanya dua kali dalam seminggu. Namun setelah KMP Labuhanhaji selesai naik doc khusus rute penyeberangan dari Labuhanhaji terjadi penambahan menjadi tiga kali dalam seminggu dengan dilayani oleh dua kapal yakni KMP Labuhanhaji dan KMP Teluk Sinabang,” ujarnya.

Dia menyebutkan, KMP Teluk Sinabang hanya melayani rute penyeberangan dari Labuhanhaji-Sinabang satu hari dalam seminggu yakni pada hari Selasa pukul 22.00 WIB. Selebihnya dilayani oleh KMP Labuhanhaji yakni hari Rabu pukul 10.00 WIB dan Sabtu pukul 22.00 WIB. Dari Sinabang-Labuhanhaji juga sebanyak satu kali dilayani oleh KMP Teluk Sinabang yakni pada hari Senin pukul 22.00 WIB. Selebihnya dilayani oleh KMP Labuhanhaji pada hari Selasa pukul 22.00 WIB dan Jumat pukul 22.00 WIB.

“Rute Labuhanhaji-Sinabang dapat dijangkau lebih cepat dibandingkan Meulaboh-Sinabang atau Singkil-Sinabang. Rute Labuhanhaji-Sinabang ditempuh sekitar 7 jam, sedangkan Meulaboh-Sinabang atau Singkil-Sinabang sekitar 12 jam lebih,” pungkasnya. [Hendri Z]

Previous articleInspektorat Temukan Idikasi Penyimpangan Dana Desa
Next articleDisperindagkop Bubarkan 53 Koperasi Ilegal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here