Pembagian Dividen PT Bank Syariah Indonesia Mencatatkan Kinerja Gemilang
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghasilkan keputusan yang luar biasa dengan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari total laba bersih hingga Rp1,51 triliun. Ini menunjukkan kinerja gemilang bank syariah ini dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada.
Dividen Naik 44 Persen dari Tahun Sebelumnya
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, memaparkan bahwa besaran dividen per lembar saham mencapai Rp32,81, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 44 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif dalam kinerja keuangan BSI.
Selain itu, laba bersih yang berhasil dibukukan mencapai Rp7,57 triliun pada tahun buku 2025, dengan sebagian besar dialokasikan sebagai saldo laba ditahan sebesar Rp6,05 triliun. Keberhasilan ini tak lepas dari strategi ekspansi pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah, dan akselerasi digital untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.
Peran Penting dalam Ekosistem Ekonomi Syariah
Direktur Utama BSI juga menekankan bahwa kebijakan dividen yang seimbang memberikan return optimal kepada pemegang saham sambil menjaga kekuatan permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis di masa depan. Fokus BSI sebagai bank syariah terus tumbuh, terutama setelah mendapatkan dual licence sebagai bank syariah dan bullion bank.
Dengan demikian, BSI yakin dapat memperkuat perannya sebagai pemimpin industri perbankan syariah nasional dan menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Semua ini merupakan langkah besar bagi Bank Syariah Indonesia dalam memperluas pengaruhnya dalam perekonomian tanah air.
