Bos OpenAI Bantah Tudingan Pusat Data AI Sedot Air Minum Dunia
Bos OpenAI, Sam Altman, menepis tudingan bahwa pusat data kecerdasan buatan (AI) mereka menyedot habis pasokan air minum dunia. Altman menegaskan bahwa klaim ini terlalu dilebih-lebihkan dan tidak berdasar.
AI dan Konsumsi Air
Menurut Altman, konsumsi air di pusat data AI sebenarnya tidak sebesar yang dituduhkan. Data menunjukkan bahwa konsumsi air di pusat data modern sebanding dengan gedung perkantoran besar. Sebuah laporan dari komisi pemerintah negara bagian Virginia pada tahun 2024 juga membuktikan bahwa sebagian besar fasilitas komputasi menggunakan volume air yang sama atau lebih hemat dibandingkan gedung perkantoran konvensional.
Publik Amerika saat ini tengah dilanda kegelisahan terkait dampak lingkungan dari pusat data. Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga riset Gallup menemukan bahwa 71 persen warga Amerika menolak pembangunan fasilitas data center di daerah mereka. Ketakutan akan dampak lingkungan, pengurasan sumber daya alam, dan krisis air bersih menjadi alasan utama penolakan mereka.
Meskipun terdapat kekhawatiran dari masyarakat, Altman menegaskan bahwa keberadaan pusat data kecerdasan buatan tidak seburuk yang digambarkan oleh sebagian orang. Hal ini juga menunjukkan pentingnya memberikan pemahaman yang lebih akurat terkait teknologi AI dan dampaknya terhadap lingkungan.
