Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menyatakan kegembiraannya dengan membaiknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di daerah tersebut. Dalam setahun terakhir, harga TBS kelapa sawit telah stabil di kisaran Rp2.800 hingga Rp3.000 per kg. Hal ini disebabkan oleh peran aktif dan ketegasan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mengontrol kebijakan harga perusahaan.
Sebelumnya, harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya sering tidak stabil karena kurangnya keterkaitan antara kebutuhan petani dan strategi kebijakan pemerintah sebelumnya. Namun, dengan kepemimpinan Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan, situasinya mulai membaik. Harga jual TBS kelapa sawit di Nagan Raya telah relative stabil selama setahun terakhir, memberikan keuntungan bagi petani dengan harga sesuai kondisi pasar aktif saat ini.
Apkasindo Perjuangan juga memberikan apresiasi terhadap tindakan Bupati Nagan Raya yang telah mengingatkan perusahaan sawit di daerah tersebut untuk mematuhi aturan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Perusahaan dilarang menurunkan harga sembarangan yang dapat merugikan petani kecil. Dengan adanya tim evaluasi lapangan terhadap harga kelapa sawit petani, diharapkan harga yang berlaku di lapangan tetap seimbang sesuai dengan Instruksi Gubernur Aceh.
Dalam upaya menjaga stabilitas harga sawit, Apkasindo Perjuangan Kabupaten Nagan Raya berencana membentuk tim khusus untuk mengevaluasi harga sawit secara langsung di lapangan. Kolaborasi yang erat antara asosiasi petani dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus terjalin untuk melindungi kepentingan petani kecil dari nilai harga sawit yang tidak sesuai. Stabilitas harga sawit dianggap sebagai isu penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat di Nagan Raya.
