Wednesday, April 22, 2026

Kemenag Aceh Siapkan Lokasi Rukyat Hilal Idul Fitri di Enam Tempat

Share

Kementerian Agama Aceh telah menyiapkan enam lokasi pengamatan rukyat hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026. Pemantauan dilakukan menggunakan teleskop astronomi dan instrumen lain setelah shalat ashar pada Kamis. Enam lokasi pengamatan tersebar di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar, Tugu Nol Kilometer, Kota Sabang, Bukit Blang Tiron, Perta Arun Gas, Lhokseumawe, Pantai Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, POB Suak Geudubang, Aceh Barat, dan Pantai Nancala, Teupah Barat, Simeulue.

Pengamatan hilal dilaksanakan bersamaan dengan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama di Jakarta pada 29 Ramadhan 1447 H/19 Maret 2026. Hasil pengamatan akan diumumkan langsung oleh Menteri Agama setelah menerima laporan rukyat hilal dari seluruh Indonesia, diharapkan masyarakat menunggu penetapan awal bulan Syawal 1447 H oleh pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026.

Ketua Tim Falakiyah Kemenag Aceh menjelaskan bahwa posisi hilal pada 29 Ramadhan masih berada di bawah kriteria imkan rukyat yang digunakan oleh empat negara di Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura (MABIMS). Meskipun demikian, Kementerian Agama tetap melaksanakan rukyat hilal dengan harapan jika berhasil diamati, dapat menjadi dasar untuk mengkaji ulang kriteria imkan rukyat berdasarkan bukti empiris.

Perbedaan dalam penetapan Idul Fitri tidak seharusnya merusak persatuan umat Islam di Aceh, namun harus dijadikan sebagai rahmat yang menguatkan toleransi beribadah. Kondisi hilal pada kamis malam (19/3) akan menentukan jatuhnya 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret atau Sabtu, 21 Maret jika hilal tidak terlihat dan bulan Ramadhan genap menjadi 30 hari.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru