Tuesday, March 10, 2026

Jembatan Gantung Desa Lubuk Sidup di Aceh Tamiang: Proyek TNI Terbaru

Share

Prajurit TNI AD dari Korem 001/Lilawangsa sedang bekerja membangun jembatan gantung sepanjang 120 meter di atas Sungai Tamiang Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang yang rusak akibat banjir. Proyek pembangunan jembatan ini juga melibatkan sipil dalam aspek teknis konstruksi. Komandan Korem 001/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menyatakan bahwa selain di Lubuk Sidup, TNI-AD juga sedang membangun jembatan gantung di Desa Pantai Kera, Aceh Timur yang juga rusak karena banjir. Dua proyek ini merupakan akses utama bagi perekonomian warga setempat dan diharapkan selesai secepatnya.

Ali Imran menjelaskan bahwa meskipun proyek ini berjalan dengan target yang cepat, namun tugas ini membutuhkan waktu karena melibatkan aspek teknis yang jelas. Menyikapi kerusuhan infrastruktur di wilayah pedalaman yang lamban dibangun, Ali Imran menjelaskan bahwa fokus utama tetap pada perbaikan jalur-jalur utama seiring material konstruksi yang harus diangkut melalui jalur utama yang sudah selesai dibangun terlebih dahulu.

Para prajurit TNI yang terlibat dalam pembangunan jembatan gantung ini juga telah mendapat apresiasi dari Datok Penghulu Lubuk Sidup, Ibrahim, yang menyebutkan bahwa pembangunan jembatan ini sangat penting untuk mengembalikan akses warga antar kecamatan yang terputus akibat jembatan sebelumnya roboh. Jembatan lama yang dibangun pada tahun 2008 dan mulai difungsikan pada tahun 2010 ini menghubungkan Desa Aras Sembilan – Desa Lubuk Sidup di lintas provinsi, namun sayangnya hancur diterjang banjir.

Sejarah penyeberangan transportasi air di jalur tersebut juga pernah menjadi alternatif pada era 1990-an dengan sarana getek/rakit mesin milik Dishub Aceh Tamiang yang dikelola oleh pemerintah setempat. Diharapkan pembangunan jembatan ini selesai dengan cepat untuk mengembalikan normalitas akses warga dan ekonomi setempat.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru