Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir, Ancaman Strategis bagi Angkatan Laut AS
Iran telah menyiapkan kapal selam mini Ghadir yang sulit dideteksi untuk digunakan dalam taktik asimetris di perairan Teluk Persia, menimbulkan tekanan strategis pada Angkatan Laut AS. Simulasi pertempuran dan analisis militer terbaru menunjukkan bahwa kapal selam Ghadir Iran dapat menjadi ancaman signifikan bagi kelompok serang kapal induk AS yang beroperasi di Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Kekuatan Kapal Selam Mini Ghadir
Analis pertahanan menyatakan bahwa kapal selam Ghadir bukanlah kekuatan utama dalam menghadapi Angkatan Laut AS secara langsung, namun lebih pada taktik perang asimetrisnya di perairan yang dangkal, berisik, dan sempit. Dengan bobot sekitar 120 ton, kapal selam Ghadir jauh lebih kecil daripada kapal selam konvensional, sehingga sulit dideteksi oleh sonar terutama di daerah Selat Hormuz yang padat dengan kapal komersial dan kondisi akustik yang rumit.
Banyak sumber Barat percaya bahwa Iran mengembangkan kapal selam Ghadir berdasarkan desain kapal selam mini Yono dari Korea Utara. Laporan intelijen Angkatan Laut AS sebelumnya juga mengindikasikan bahwa Teheran menerima setidaknya satu kapal selam Yono dari Pyongyang sebelum dimodifikasi sesuai kebutuhan domestik.
Dengan kemampuan taktisnya yang unik, kapal selam mini Ghadir Iran menjadi ancaman yang patut diperhitungkan bagi Angkatan Laut AS di wilayah Teluk Persia.
Sumber: tekno.sindonews.com
