Thursday, April 16, 2026

Iran Mempersempit Peran Teknologi AS di Timur Tengah

Share

Konflik di Iran mengancam rantai pasokan mineral penting bagi industri semikonduktor global, menyebabkan kenaikan harga aluminium dan helium serta menimbulkan risiko signifikan bagi perusahaan AI dan teknologi. Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) bisa terhambat akibat tekanan baru pada rantai pasokan semikonduktor yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Timur Tengah memainkan peran vital dalam memasok mineral penting yang diperlukan untuk pembuatan mikrochip bagi perusahaan teknologi besar. Ahli ekonomi Neil Shearing dari Capital Economics mengatakan bahwa risiko bahan-bahan penting dari Timur Tengah seperti helium dalam semikonduktor menjadi semakin besar seiring dengan berlanjutnya konflik di kawasan tersebut. Perang dengan Iran dapat mengganggu pasokan bahan baku mikrochip dan mengancam industri semikonduktor terkemuka Korea Selatan. Hal ini terbukti dengan anjloknya saham Samsung dan SK Hynix di indeks KOSPI sebesar 20% akibat kekhawatiran akan konflik yang meningkat dan penilaian teknologi yang terlalu tinggi. Samsung, SK Hynix, dan Micron merupakan tiga pemasok chip memori terbesar di dunia untuk pusat data elektronik dan AI, dengan pelanggan utama seperti Nvidia, Microsoft, dan Apple. Chip ini sangat tergantung pada mineral penting seperti helium dan aluminium, yang sebagian besar bersumber dari Timur Tengah.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru