Monday, March 16, 2026

Iran Ancam Serang Kapal di Selat Hormuz

Share

Iran telah mengancam akan menyerang setiap kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz, menurut Penasihat Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ibrahim Jabari. Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, merupakan jalur pelayaran penting untuk pasokan minyak dan gas alam cair (LNG). Iran telah menutup Selat Hormuz dan tidak akan mengizinkan kapal-kapal melewatinya, menyebabkan ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut. Lonjakan harga minyak hingga 200 dolar AS per barel telah diprediksi oleh Jabari, mengancam masalah bagi Amerika Serikat dan negara-negara lain yang bergantung pada rute pelayaran tersebut.

Al Jazeera melaporkan bahwa biaya pengiriman maritim ke Irak naik 60 persen akibat ketegangan di Selat Hormuz. Satu kapal tanker AS telah dilaporkan menjadi target serangan drone Iran di Selat Hormuz, sementara IRGC juga meluncurkan serangan rudal terhadap kapal tanker milik AS dan Inggris di Teluk Persia. Sebaliknya, AS dan Israel telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, dilaporkan gugur dalam serangan tersebut, yang memicu serangan balasan Iran ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Selat Hormuz tetap menjadi titik fokus ketegangan geopolitik di kawasan tersebut, mempengaruhi pasokan minyak dan stabilitas ekonomi global. Ancaman Iran terhadap kapal-kapal yang mencoba melintasi jalur pelayaran ini mencerminkan situasi yang tegang dan meningkat di kawasan Teluk, dengan potensi konflik yang lebih luas. Situasi ini akan terus diawasi oleh masyarakat internasional dan pihak terkait untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru