Iran menduga musuh-musuhnya telah menjiplak drone Shahed untuk melancarkan serangan di wilayah tersebut dan menyalahkan Iran. Menurut pernyataan resmi militer Iran, musuh-musuh tersebut telah menggunakan model drone Shahed-136 yang dikembangkan oleh Iran, dengan versi yang disebut “Lucas”, untuk menyasar target-target di kawasan itu. Tujuan dari tindakan ini adalah menciptakan kecurigaan dan tuduhan langsung terhadap Iran, guna menghasut konflik antara Iran dan negara-negara tetangga serta untuk melemahkan pertahanan militer Iran.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa Iran hanya mengincar sasaran dan kepentingan Amerika Serikat dan Israel, dengan mengidentifikasi target secara jelas dan bertanggung jawab atas konsekuensinya. Tindakan musuh yang meniru teknologi drone Shahed dianggap sebagai upaya menipu dan mengganggu keamanan di kawasan tersebut. Iran menegaskan bahwa doktrin pertahanannya bertujuan melawan aksi militer dari Amerika Serikat dan Israel, serta tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang dianggap sah oleh negara tersebut.
Share
Berita Lainnya
