Pada hari yang sama dengan ribuan orang berkumpul di Iran untuk menghadiri upacara pemakaman 175 warga sipil yang tewas dalam serangan militer, Gedung Putih memperlihatkan beberapa video operasi terbaru Amerika terhadap Iran. Meskipun Gedung Putih membantah keterlibatan dalam serangan tersebut, sedang melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Tidak jelas apakah Activision atau Microsoft, perusahaan induknya, memberikan izin kepada Gedung Putih untuk menggunakan materi dari permainan Call of Duty. Sebelumnya, Microsoft telah dikritik atas dukungannya terhadap Israel dalam konflik di Palestina. Dugaan bahwa teknologi Microsoft digunakan untuk mengawasi warga Palestina semakin memperburuk citra perusahaan. Microsoft menyangkal klaim ini dan menyatakan bahwa teknologi mereka tidak digunakan untuk tujuan merugikan dalam konflik Gaza.
Share
Berita Lainnya
