Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, baru saja melantik dan mengambil sumpah jabatan 33 Keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Serentak Gelombang III Kota Banda Aceh Periode 2026–2032. Acara pelantikan ini berlangsung di Aula Mawardy Nurdin Balai Kota Banda Aceh. Hadir pula Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, ST, unsur Forkopimda, para pimpinan dan anggota DPRK Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir Jalaluddin, serta jajaran SKPK di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Illiza menekankan bahwa pelantikan keuchik adalah awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan para keuchik untuk menjaga kondusivitas dan persatuan gampong, merangkul seluruh elemen masyarakat, dan menjalankan pemerintahan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, Illiza juga mengajak para keuchik untuk memastikan pengelolaan keuangan gampong yang transparan dan akuntabel, serta berhati-hati dalam menggunakan dana gampong agar benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks kekhususan Aceh, Illiza menekankan pentingnya para keuchik memperkuat pageu gampong, menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, dan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa keuchik harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat, dengan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Diharapkan pelantikan ini dapat menjadi awal dari kepemimpinan gampong yang jujur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, yang dapat mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh gampong di Kota Banda Aceh.
