BLANGKEJEREN – Untuk menghindari masuknya penyusup ke Gayo Lues yang bisa memicu konflik terkait Pilkada serentak Februari 2017 nani, Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasyim meminta kepada para kepala desa untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Pasalnya, konflik antar kelompok pendukung kandidat bupati tertentu bisa saja terjadi. Pada pilkada 2012 lalu, kantor camat dan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues malah dibakar massa.

Untuk menghindari kerusuhan itu kembali terjadi, warga di setiap desa diminta untuk menjaga keamanan lingkungan dengan baik. Kepada para kandidat juga diminta untuk tidak menjelek-jelekkan kandidat lain dalam kampanyenya.

“Setiap ada orang yang keluar masuk desa, dan bila ada yang mencurigakan, Linmas harus segera mengambil tindakan, baik mengusir orang tersebut maupun melaporkan kepada pihak kemanan lainya,” kata Ibnu Hasyim dalam audiensi dengan tokoh masyarakat se-Gayo Lues, Kamis, 3 November 2017 di Blangkejeren.

Disamping pos ronda, Bupati Ibnu Hasyim juga meminta kepada Sekdakab Gayo Lues dan Kapolres agar sesegera mungkin membicarakan pengaktifan pos perbatasan antara Gayo Lues dengan Aceh Tengah (Ise-Ise) dan Pos Perbatasan Gayo Lues dengan Abdya (Tongra).[Win Porang]

Previous articlePeternak Dilatih Olah Pakan dari Limbah
Next articlePemerintah Perlu Pikirkan Kredit Khusus Nelayan
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here