Thursday, July 16, 2026

Hilirisasi Gas Andaman di KEK Arun: Surat Pemerintah Aceh kepada Presiden

Share

Pemerintah Aceh Dorong Hilirisasi Cadangan Gas di Blok Andaman

Pemerintah Aceh mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait temuan cadangan gas di blok Andaman untuk diproses di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Aceh. Hal ini disimpulkan dalam rapat migas blok Andaman yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir di Banda Aceh.

Potensi Gas di Blok Andaman untuk KEK Arun Lhokseumawe

Menurut Gubernur Aceh, langkah hilirisasi temuan gas di KEK Arun sesuai dengan program strategis nasional yang telah dirancang oleh Presiden Prabowo. Salah satu proyek strategis nasional adalah pengembangan KEK Arun Lhokseumawe. Guru Besar Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Jasman J Ma’ruf, juga menambahkan bahwa blok Andaman dapat menghasilkan gas dan kondensat.

Ia menegaskan bahwa gas yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk memproduksi methanol dan hydrogen. Oleh karena itu, perlu disiapkan pabrik methanol sebagai bagian dari proyek strategis nasional biodiesel. Selain itu, dari kondensat gas juga dapat diolah menjadi nafta, kerosin, dan gasoline yang dibutuhkan oleh berbagai industri seperti pabrik cat serta bahan bakar minyak seperti solar dan premium.

Implikasi Hilirisasi Gas Blok Andaman bagi Aceh

Prof Jasman menyatakan bahwa dengan adanya pengolahan gas dan kondensat di Aceh, akan terjadi peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Gubernur Aceh juga telah mengirim surat kepada Menteri ESDM agar pengolahan gas Mubadala Energy dilakukan melalui skema onshore receiving facility (ORF) di KEK Arun Lhokseumawe sebagai langkah untuk memaksimalkan manfaat dari temuan cadangan gas di Aceh.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru