Friday, August 7, 2026

Harlah ke-7 Penghulu Aceh: Tanam 933 Pohon untuk Lingkungan

Share

Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia APRI Aceh Gelar Program Ekoteologi

Untuk memperingati harlah ke-7, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia PW APRI Aceh menyelenggarakan program ekoteologi yang bertujuan untuk menjaga lingkungan. Mereka melakukan penanaman 933 batang pohon secara serentak di seluruh Aceh pada Rabu (15/7/2026).

Aksi Serentak di Seluruh Aceh

Gelombang penanaman pohon dilakukan oleh pengurus cabang kabupaten dan kota PW APRI Aceh di wilayah masing-masing. Pemilihan jenis pohon disesuaikan dengan kondisi daerah dan dilakukan di lahan tanah wakaf di sekitar kantor KUA sebagai titik lokasi kegiatan.

Ketua PW APRI Aceh, Fadli, menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari rangkaian acara menyambut Harlah tahun ini. Hal tersebut juga merupakan wujud cinta terhadap lingkungan serta dukungan terhadap program ekoteologi yang digagas oleh Kementerian Agama.

Momen Penting dalam Kehidupan Penghulu

Menurut Fadli, penanaman pohon tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat peran penghulu di tengah masyarakat.

Momen Harlah ke-7 ini selain untuk mengenang sejarah lahirnya APRI, juga dijadikan sebagai sarana perjuangan dalam membangun silaturahim dan sinergi yang erat bagi organisasi APRI dalam menjalankan amanah regulasi.

Manfaat Bagi Masyarakat

Sekretaris Wilayah PW APRI Aceh, Teuku Erdika Usiandra, menekankan bahwa kegiatan Harlah APRI tahun ini harus memberikan manfaat tidak hanya bagi penghulu, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ia berharap bahwa peringatan Harlah APRI tahun ini bisa memberikan kesadaran dan empati kepada para penghulu dalam menjalin hubungan yang baik dengan semua elemen masyarakat.

Sebagai kesimpulan, kegiatan penanaman pohon dan rangkaian acara lainnya dalam memperingati Harlah ke-7 PW APRI Aceh menunjukkan komitmen para penghulu dalam menjaga lingkungan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Semoga aksi ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi Aceh dan generasi mendatang.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru