Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pabrik pengolahan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus menguat dalam sepekan terakhir dan hari ini menyentuh angka Rp2.830 per kilogram. Petani sawit Abdya, Muslim Hasan, mengatakan bahwa tren kenaikan ini merupakan sinyal positif bagi sektor perkebunan daerah. Data harian dari PT Mon Jambe-Babahrot menunjukkan kenaikan harga secara konsisten sejak awal Maret 2026 hingga hari ini.
Harga TBS awalnya berada di level Rp2.740 per kg pada Selasa (3/3), kemudian naik bertahap menjadi Rp2.770 per kg pada Rabu (4/3), dan kembali menguat ke angka Rp2.800 per kg pada Kamis (5/3). Aktivitas pengiriman TBS ke pabrik terus meningkat seiring membaiknya harga beli pada tingkat petani.
Petani sawit lainnya di Abdya, Yusuf, menyambut antusias kenaikan harga yang cukup signifikan ini. Menurutnya, menguatnya nilai jual di tingkat pabrik sangat membantu mereka dalam menutupi biaya operasional kebun yang cenderung tinggi. Para petani berharap tren positif ini bisa bertahan lama dan mendukung stabilitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan sawit di wilayah tersebut.
Yusuf juga menyampaikan rasa syukur atas kenaikan harga yang stabil di PT Mon Jambe. Dengan harga di atas Rp2.800, pendapatan para petani menjadi lebih baik dan semangat untuk melakukan perawatan serta pemupukan kebun semakin tinggi. Ada harapan bahwa keadaan ini dapat terus berlanjut, membawa manfaat bagi ekonomi petani sawit dan sektor perkebunan secara keseluruhan.
