JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI H Firmandez meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memeriksa persoalan bantuan sosial (Bansos) Aceh yang belakangan menimbulkan polemik antar Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Pasalnya, sebagaimana disampaikan Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage beberapa waktu lalu, bahwa Plt Gubernur Aceh dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) membohongi rakyat soal realisasi bantuan hibah APBA 2019.

“Ini tak sehat bagi Aceh, ketika eksekutif dan legislatif saling berbalas pantun. Kita minta Kemendagri untuk memeriksa persoalan tersebut,” ujar H Firmandez yang juga tim pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta tersebut.

H Firmandez sangat menyayangkan munculnya polemik tersebut, padahal bantuan hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019 merupakan qanun yang dibahas bersama sebelum disahkan.

“Pembahasannya dulu sama-sama, tapi kenapa sekarang muncul polemik. Jadi, harus dicari di mana letak persoalannya, terutama tentang realisasi dana hibah tersebut, yang membuat Ketua Komisi I DPRA merasa Plt Gubernur Aceh telah membohongi rakyat,” lanjut Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar tersebut.

Selain itu tambah H Firmandez, Plt Gubernur Aceh juga harus membangun komunikasi yang baik dengan DPRA agar setiap program pembangunan untuk kesejahteraan rakyat bisa dilaksanakan dengan baik, tanpa larut dalam polemik kepentingan sesaat.

“Komunikasi itu sangat penting, akan sangat tidak elok jika kemudian Plt Gubernur Aceh dinterplasi oleh DPRA hanya karena persolan ini. Ancaman interplasi yang disampaikan Ketua Komisi I DPRA itu di media jangan dianggap remeh. Malu kita seluruh Aceh nanti, saat Gubernur terjerat masalah hukum, Plt Gubernur diturunkan di tengah jalan, apa jadinya Aceh ini kalau itu terjadi?” Tanya H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, segala permasalahan ada jalan keluar jika bisa dikomunikasikan dengan baik. Karena itu H Firmandez menegaskan Kementerian Dalam Negeri perlu turun ke Aceh untuk menelusuri persoalan tersebut.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here