Wednesday, May 20, 2026

GPS Buatan China: Rudal Iran Tak Pernah Meleset saat Bombardir Israel

Share

Iran menggunakan sistem navigasi satelit Beidou yang dianggap lebih unggul daripada GPS dalam hal jumlah satelit, kekuatan sinyal, dan akurasi penentuan posisi di banyak wilayah. Pasca serangan dari AS dan Israel, Iran meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone yang ditujukan ke Israel dan fasilitas militer AS di negara Teluk. Meskipun ada upaya untuk mencegat sebagian besar target, beberapa rudal berhasil meloloskan pertahanan dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa.

Para ahli militer menyatakan bahwa rudal Iran telah mengalami peningkatan signifikan berkat penggunaan teknologi yang memungkinkan penargetan yang sangat presisi. Teknologi tersebut didasarkan pada satelit Tiongkok yang awalnya dikembangkan untuk penggunaan militer. Meskipun AS memimpin dalam pengembangan teknologi penentuan posisi dengan GPS, di beberapa wilayah sistem navigasi satelit Beidou dari China dianggap lebih unggul dalam hal jumlah satelit, kekuatan sinyal, dan akurasi penentuan posisi.

Beidou dikembangkan oleh China sebagai upaya mengurangi ketergantungan teknologi pada AS dan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi konflik yang bisa memutuskan akses ke GPS. Sistem Beidou saat ini memiliki 56 satelit di orbit, hampir dua kali lipat dari jumlah satelit GPS. Selain itu, teknologi ini didukung oleh lebih banyak stasiun pemantauan daripada GPS, dengan akurasi penentuan posisi yang mencapai 1 meter untuk pengguna umum dan bahkan 1 sentimeter untuk keperluan militer. Jika terjadi bencana terkait navigasi satelit, aplikasi militer yang bergantung padanya seperti senjata berpemandu dan rudal jelajah bisa terganggu.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru