Peristiwa Perang antara Iran dengan AS dan Israel telah menciptakan gelombang rekor baru di platform media sosial. Elon Musk mengungkapkan bahwa rekor X/Twitter yang luar biasa telah dipecahkan setelah serangan terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei. Serangan tersebut dipicu oleh ketegangan yang meningkat terkait program nuklir Iran, dimana kekhawatiran Barat terkait produksi senjata nuklir semakin memuncak.
Serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei beserta beberapa anggota keluarganya, mengakibatkan dampak global yang signifikan. Perjalanan di Timur Tengah terganggu akibat bandara yang ditutup, meninggalkan sejumlah penumpang terdampar.
Dalam mengikuti perkembangan terbaru, Elon Musk membenarkan bahwa X/Twitter mencatatkan penggunaan tertinggi sepanjang sejarahnya. Pernyataan ini datang setelah kepala produk X/Twitter, Nikita Bier, menyatakan bahwa hari tersebut merupakan hari tersibuk dalam sejarah X. Peristiwa ini bukan hanya memengaruhi geopolitik global, namun juga menciptakan gelombang aktivitas online yang signifikan.
