Friday, August 7, 2026

Dukungan Pengembangan Kopi Gayo oleh Wagub Aceh dan Mentan

Share

Meninjau Produksi Benih Kopi Arabika di Bener Meriah

Pada Selasa (14/7/2026), Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke lokasi produksi benih kopi arabika di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat pengembangan Kopi Gayo, komoditas unggulan Aceh yang memiliki potensi ekspor yang besar.

Dukungan Pemerintah Pusat dalam Pengembangan Kopi Gayo

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten di wilayah tengah Aceh atas komitmen dalam memajukan sektor pertanian. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Aceh atas sinergi yang terjalin dengan baik antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Menurutnya, komunikasi yang intens ini mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan di lapangan.

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Kementerian Pertanian akan terus memantau perkembangan pertanian Aceh dan memberikan dukungan melalui program-program yang ada. Hal ini mencakup penyediaan sarana dan prasarana pertanian serta bantuan lain untuk meningkatkan produktivitas petani, termasuk dalam pengembangan kopi Gayo.

Peran Wakil Gubernur Aceh dalam Pengembangan Pertanian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Presiden RI dan Kementerian Pertanian kepada Aceh, baik dalam pengembangan sektor pertanian maupun penanggulangan bencana. Fadhlullah menilai kunjungan Menteri Pertanian sebagai bukti nyata komitmen pemerintah pusat untuk memahami langsung kondisi pertanian di Aceh.

Menurut Fadhlullah, Pemerintah Aceh siap untuk memperkuat kerjasama dengan Kementerian Pertanian dan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga kualitas kopi Gayo, serta memperluas akses pasar untuk petani. Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pertanian Aceh dan kesejahteraan petani yang bergantung pada komoditas unggulan daerah tersebut.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru