Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar telah memobilisasi seluruh armada dan personel pada hari pertama kerja setelah libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah untuk menangani lonjakan volume sampah. Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah. Pada hari pertama kerja, DLH Aceh Besar menggunakan 54 armada, termasuk pick up, truk roda empat, truk roda enam, dan dump truk.
Muwardi, Kepala DLH Aceh Besar, menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi tidak hanya di tempat-tempat penampungan sementara, tetapi juga di tempat pembuangan sampah ilegal selama libur lebaran. Mulyadi, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan limbah B3 DLH Aceh Besar, menambahkan bahwa penanganan sampah pada hari pertama kerja belum sepenuhnya dapat ditangani karena tempat pembuangan akhir tutup pukul 12.00 WIB.
Untuk mengatasi masalah ini, DLH Aceh Besar akan mengerahkan personel dan armada pada hari-hari berikutnya untuk memastikan seluruh sampah pasca libur lebaran dapat segera dibersihkan. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat di Aceh Besar untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di daerah tersebut.
