Pemkab Pidie Jaya Terima Dividen dan Dana Zakat dari Bank Aceh
Bank Aceh memberikan kontribusi nyata kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dengan memberikan dividen dan dana zakat yang signifikan.
Dividen dan Dana Zakat
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima dividen dari Bank Aceh sebesar Rp2 miliar dan dana zakat perusahaan perbankan sebesar Rp400 juta untuk tahun buku 2025. Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyambut baik kontribusi tersebut sebagai upaya nyata Bank Aceh dalam mendukung pembangunan daerah.
Manfaat bagi Daerah
Selain sebagai tambahan pendapatan daerah, dividen dan dana zakat ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung program-program prioritas pemerintah. Zakat perusahaan juga diharapkan dapat membantu masyarakat membutuhkan dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Pidie Jaya.
Sibral Malasyi menekankan pentingnya pengelolaan zakat perusahaan yang profesional, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.
Peran Bank Aceh
Bupati juga menyoroti peran strategis Bank Aceh sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Bank Aceh diminta untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan sektor-sektor produktif lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Bank Aceh juga diharapkan tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan inovasi layanan perbankan juga ditekankan agar Bank Aceh terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat.
