Thursday, April 16, 2026

Distribusi BBM di Selat Hormuz Lumpuh Total: Ancaman AS kepada Iran

Share

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. Trump mengumumkan ancaman tersebut melalui platform media sosial Truth Social dengan memberikan tenggat waktu 48 jam kepada Iran. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, AS akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik Iran. Hal ini menandai perubahan strategi Trump yang sebelumnya menghindari menargetkan pembangkit listrik di Teheran. Situasi ini menjadi mendesak karena Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia, terganggu sejak awal Maret.

Hingga saat ini, sekitar 20 juta barel minyak diangkut setiap hari melalui Selat Hormuz, menyebabkan kenaikan harga minyak global. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Iran tidak akan menahan diri jika infrastruktur negaranya diserang. Angkatan bersenjata Iran juga mengancam akan membela diri dengan menyerang infrastruktur energi AS di Timur Tengah jika fasilitas energi mereka menjadi target. Situasi ini menimbulkan ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru