TAPAKTUAN – Dinas Perhubungan akan melakukan penertiban tonase truk. Truk yang mengangkut barang melebihi tonase akan ditindak, salah satunya truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO).

Razia gabungan sudah mulai dilegar, Senin, 17 Oktober 2016 oleh tim dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Telematika Provinsi Aceh dan Aceh Selatan bersama Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres dan Sub Den POM TNI AD di Aceh Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan, Hamzah, di Tapaktuan, Senin, 17 Oktober 2017 mengatakan, razia gabungan tersebut merupakan program rutin yang digelar setiap tahun untuk memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor khususnya mobil angkutan barang dan penumpang, seperti uji KIR kendaraan dan kelayakan jalan serta sejumlah dokumen lainnya.

Tim gabungan, kata Hamzah, juga akan menindak mobil angkutan barang yang mengangkut barang melebihi tonase yang telah ditetapkan, termasuk mobil angkutan barang berbahaya seperti mobil pengangkut Crude Palm Oil (CPO), dimana aktivitas mereka selama ini dinilai sudah meresahkan pengguna jalan di daerah itu.

“Untuk mobil angkutan CPO tersebut harus memiliki izin dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas Gumi, termasuk muatannya tidak boleh melebihi dari standar yang telah ditetapkan. Sebab selama ini sering ditemukan kasus tumpahnya minyak CPO di kawasan tanjakan Gunung Kapur, Kecamatan Trumon yang sangat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Menurut dia, dipilihnya Aceh Selatan sebagai tempat digelarnya razia gabungan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Aceh karena daerah tersebut merupakan jalur lintasan antar provinsi terhadap mobil angkutan barang dan penumpang dari Medan, Sumatera Utara maupun sebaliknya sehingga dinilai sangat strategis untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. Petugas gabungan akan melakukan razia secara berpindah-pindah di seluruh wilayah Aceh Selatan dengan waktu razia di setiap titik selama lebih kurang dua jam.[Hendri Z]

Previous articleCuaca Buruk Landa Aceh, BMKG Warning Nelayan
Next articleHIPMI Aceh Kirim 3 Utusan ke Diklatnas Lemhanas
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here