Friday, June 12, 2026

Data Pengguna Dewasa OnlyFans Dijual oleh Hacker – Keamanan Online

Share

Data Pengguna OnlyFans Diambil oleh Peretas: Lebih dari 340 Juta Pengguna Berpotensi Terkena Dampak

Situasi darurat terjadi di platform berlangganan OnlyFans ketika sekelompok peretas mengancam untuk mengungkap identitas dari jutaan kreator konten dan penggemar. Data dari lebih dari 340 juta pengguna situs dewasa tersebut telah dijual oleh para peretas, memicu kekhawatiran akan potensi pelanggaran privasi yang masif dan dampaknya yang merugikan.

Situs Web OnlyFans yang Rentan

OnlyFans saat ini merupakan platform berbayar yang sangat populer, dengan lebih dari 4,5 juta kreator dan hampir 380 juta pengguna. Meskipun dikenal karena konten dewasanya, platform ini juga menyediakan berbagai konten mainstream seperti kebugaran, masak, musik, dan seni. Namun, privasi dan anonimitas penggunanya sangat dijaga, mengingat sifat konten yang sensitif yang tersedia.

Kebocoran data besar-besaran ini pertama kali diungkapkan di forum peretas terkenal. Para pelaku mengklaim telah memperoleh akses ke basis data internal yang berisi informasi pribadi dan aktivitas dari 340 juta akun OnlyFans. Data yang ditawarkan untuk dijual mencakup berbagai informasi mulai dari nama pengguna, tanggal bergabung, alamat email, hingga jumlah pengikut, suka, foto, video, siaran langsung, bahkan informasi kartu pembayaran, dan media sosial terkait.

Ancaman Potensial

Situasi ini memunculkan potensi ancaman serius terhadap privasi dan keamanan para pengguna OnlyFans. Meskipun perusahaan telah membantah klaim peretas, pemeriksaan awal oleh ahli keamanan menunjukkan bahwa data yang bocor tersebut mungkin telah dikumpulkan sekitar Agustus 2025.

Para pengguna OnlyFans, baik kreator konten maupun penggemar, dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melindungi informasi pribadi mereka. Langkah-langkah keamanan tambahan, seperti mengubah kata sandi secara berkala dan memantau aktivitas akun secara rutin, dapat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan data.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru