Friday, August 7, 2026

Dari Lumpur Bencana ke Etalase Digital: Harapan Kembali Mengembang

Share

Banjir Bandang Aceh Timur Menghantam Puluhan Ribu Jiwa

Pukul lima subuh pada 26 November 2025, Siti Rahmiyati terbangun dalam kepanikan karena air banjir yang tiba-tiba masuk ke rumahnya di Aceh Timur. Dalam waktu singkat, air telah mencapai sepinggang orang dewasa dan membanjiri seluruh rumahnya. Siti Rahmiyati dan keluarganya tidak memiliki waktu untuk menyelamatkan barang berharga atau dokumen penting, mereka hanya bisa menyelamatkan diri dengan baju yang melekat di badan.

Kerusakan Parah Akibat Banjir Bandang

Banjir bandang di Aceh Timur tidak hanya merendam rumah Siti Rahmiyati, namun juga merusak berbagai perabot rumah tangga serta usahanya, Malika Bakery. Kerugian akibat banjir mencapai ratusan juta rupiah, tidak hanya dari kerusakan perabot rumah tangga tetapi juga dari kerugian usaha yang dirintisnya selama ini. Malika Bakery ikut terendam banjir, roti-roti siap jual hancur, dan peralatan produksi rusak.

Dampak Luas Banjir Bandang di Aceh Timur

Berdasarkan data pemerintah setempat, banjir bandang tahun 2025 telah melanda 18 kecamatan di Aceh Timur dan menimbulkan dampak pada 73.531 kepala keluarga atau sekitar 265.723 jiwa. Tak hanya kerugian materiil, banjir ini juga menewaskan puluhan orang, melukai ratusan lainnya, dan menyebabkan ribuan warga menderita sakit pascabencana.

Selain itu, ribuan unit rumah mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan, memaksa ribuan kepala keluarga untuk mengungsi. Aktivitas ekonomi masyarakat juga lumpuh, dengan puluhan ribu pelaku UMKM terdampak akibat rusaknya tempat usaha dan hilangnya barang dagangan. Situasi pascabanjir ini telah membuat banyak warga Aceh Timur berjuang untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru