Banda Aceh (ANTARA) – Sebanyak 413 awardee (penerima beasiswa) program BSI Scholarship telah lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di 83 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Prestasi ini menunjukkan komitmen BSI dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional. Menurut Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, keberhasilan tersebut adalah hasil dari kontribusi zakat perusahaan yang dikelola secara profesional untuk mencetak pemimpin masa depan.
Capaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu 41 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sejumlah 292 orang. Dari total tersebut, 135 mahasiswa berhasil diterima di perguruan tinggi terbaik 10 nasional, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Arief menekankan bahwa BSI tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat sosial bagi masyarakat. Peningkatan jumlah kelulusan sebesar 41 persen ini menunjukkan bahwa pendekatan yang diberikan, mulai dari mentoring, fasilitas bimbingan belajar gratis, hingga program pengembangan karakter Leadventure, efektif dalam meningkatkan daya saing pelajar Indonesia di tingkat nasional.
Sebagai kelanjutan dari kesuksesan jalur SNBP, BSI telah membuka pendaftaran untuk BSI Scholarship Unggulan yang akan berlangsung hingga 12 April 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa baru di 10 PTN terbaik dengan berbagai fasilitas unggulan, termasuk bantuan biaya pendidikan (UKT) penuh selama 8 semester, uang saku bulanan sebesar Rp1,5 juta, fasilitas laptop untuk menunjang akademik, serta kesempatan magang di industri perbankan syariah.
Dengan penggunaan dana zakat BSI yang telah disalurkan ke Baznas sebesar Rp289 miliar pada awal April, BSI berharap program ini dapat menjadi motor inklusi pendidikan. Tujuan mereka adalah memastikan setiap talenta di seluruh Indonesia memiliki peluang yang sama untuk menjadi bankir syariah profesional dan pemimpin di berbagai bidang.
BSI Scholarship Pelajar merupakan bagian dari ekosistem pembinaan yang komprehensif untuk memutus rantai keterbatasan ekonomi melalui pendidikan. Kasus keberhasilan Najwa Annisa Akmalia, salah satu awardee yang diterima di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, menjadi bukti nyata dari hal ini.
BSI telah memberikan manfaat kepada 8.616 awardee di 175 kampus di seluruh Indonesia sejak peluncuran program ini pada tahun 2021. Komitmen BSI dalam bidang pendidikan terus berkembang hingga April 2026.
